Asosiasi Perusahaan dan Konsultan Telematika Indonesia

Memuat...

Jumat, 24 Maret 2017

Inilah 10 Smartphone Paling Populer Sepanjang 2016

JAKARTA, ASPEKTI- Biro riset IHS Markit baru saja mengumumkan hasil penelitiannya tentang 10 smartphone yang paling populer di dunia pada 2016 dari segi penjualan. 

Dari riset itu, iPhone yang diproduksi oleh Apple dan produk Samsung merajai, membuktikan kalau produk asal Amerika Serikat dan Korea Selatan tersebut masih menjadi yang paling disukai dan diminati karena fitur dan keandalannya.

Meski demikian, ada satu produk China yang terselip, apakah itu? 

Inilah data lengkapnya:
1. iPhone 6S. Meski sudah cukup lama dipasarkan, iPhone 6S masih smartphone paling banyak terjual tahun lalu di mana menurut IHS Markit terjual sekitar 60 juta unit. 
2. iPhone 7. iPhone 7 menempati posisi runner up.
3. iPhone 7 Plus. Smartphone bongsor terbaru Apple ada di posisi 3 menurut IHS Markit
4. iPhone 6S Plus. Giliran iPhone menempati posisi atas.
5. Galaxy S7 Edge. Galaxy S7 Edge menjadi andalan Samsung tahun lalu setelah kegagalan Note 7
6. Galaxy J3. Seri Galaxy J memang terindikasi laris manis.
7. Oppo A53. Ada model Oppo di posisi ketujuh.
8. Galaxy J5. Galaxy J5 menduduki urutan kedelapan
9. Galaxy S7. Di posisi ke 9 ada Galaxy S7, flagship Samsung tahun lalu.
10. Galaxy J7. Ponsel buatan Samsung ini membuka urutan 10 besar.
(sumber: detikNET)
Share:

Ini 9 Rahasia Kesuksesan Jack Ma

JAKARTA, ASPEKTI- Pendiri e-commerce Alibaba, Jack Ma, pada 2014 dinobatkan menjadi orang terkaya di China, dan saat ini berada di peringkat ketujuh dalam daftar orang terkaya sedunia di bidang teknologi versi majalah Forbes.

Sebelum meraih kesuksesan, ia sering mengalami kegagalan, namun hal itu tidak membuatnya menyerah dan putus asa. Maka, seperti yang kita saksikan saat ini , Ma sukses membalikkan nasibnya. 

Menurut motivator dan pakar marketing Tung Desem Waringin, ada sembilan rahasia kesuksesan Jack Ma yang membuatnya menjadi sebesar saat ini. Apa sajakah itu? 

Ini dia:
1. Punya passion
Jack Ma selalu menerapkan kepada para pegawainya untuk bekerja dengan passion. Jika seseorang bekerja sepenuh hati, maka hasilnya pun akan lebih maksimal. Orang juga tidak akan merasa bosan dan lelah, karena pekerjaan itu di bidang yang disukai.

2. Jagalah mimpi-mimpi Anda
Salah satu kunci kesuksesan Alibaba adalah berani bermimpi dan menjaga mimpi itu agar tidak padam. Karena kelak pada suatu hari nanti, mimpi tersebut bisa menjadi kenyataan. Ma juga mempunyai mimpi jika suatu saat nanti Alibaba akan mengalahkan Walmart sebagai retailer terbesar di dunia. 

3. Budaya
Jack Ma selalu mengatakan kepada para karyawannya bahwa Alibaba dibuat untuk membantu dan memudahkan banyak orang, bukan sekadar untuk meraup keuntungan semata. Dengan adanya toko online, seseorang tidak perlu repot-repot pergi ke pasar untuk mencari barang yang diinginkan. Itulah misi yang dibawa Alibaba.

4. Terbiasa dengan penolakan
Setelah lulus kuliah, Ma pernah melamar pekerjaan di sejumlah instansi perusahaan. Tiga puluh kali dia melamar, tiga puluh kali pula dia ditolak. "Ketika aku melamar di KFC, ada 24 orang yang melamar kerja di sana. Mereka menerima 23 orang. Akulah satu-satunya orang yang gagal diterima waktu itu," kenangnya. Menurut Ma, penolakan adalah sesuatu yang wajar. Itu artinya kita memang belum benar-benar bagus.

5. Carilah inspirasi
Ma mengaku sering mendapat inspirasi ketika menonton film. Dia juga tak memungkiri kemampuannya berpidato saat ini didapatkannya dari melihat adegan di film. Salah satu film kesukaannya adalah Forrest Gump.

6. Branding itu penting
Nama Alibaba dipilih Ma karena menurutnya banyak orang familiar dengan nama tersebut. Nama Alibaba juga mudah dilafalkan dan diingat oleh orang. "Aku turun ke jalan untuk bertanya kepada sekitar 20 orang dan mereka semua tahu nama Alibaba. Aku kemudian memutuskan menggunakan nama tersebut," kata Jack Ma.

7. Pelanggan nomor satu
Di perusahaan miliknya, Jack Ma punya prioritas yang tidak bisa diganggu gugat. Pelanggan nomor satu, kedua karyawan, dan terakhir adalah pemegang saham. Skala prioritas itu dibuat Ma bukan tanpa alasan. "Ketika krisis melanda, para pemegang saham Alibaba pada pergi begitu saja, sementara para pelanggan dan pegawai tetap setia di sisi kami," kata dia.

8. Fokus
Jack Ma mengakui, dirinya kerap mendapatkan banyak ide, masukan, dan saran dari berbagai pihak. Bahkan dalam sehari, dia mendapatkan sekitar 5.000 ide. Namun sebagai seorang CEO, Ma tidak ragu untuk mengatakan "tidak" dan tetap fokus pada tujuan awal perusahaan, yaitu memenuhi kebutuhan orang–orang.

9. Jangan pernah mengeluh, carilah kesempatan
Ketika masalah datang, sebagian orang pasti akan mengeluh. Sementara lainnya akan mencari peluang untuk berubah dan menemukan solusinya. Menurut Ma, untuk bisa sukses, tidak hanya mengeluh, tapi mencari cara bagaimana kendala tersebut bisa teratasi. (sumber: detikNET)
Share:

Lelang Frekuensi, Kominfo Diminta Awasi Komitmen Perusahaan Pemenang

JAKARTA, ASPEKTI- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah melakukan uji publik terkait lelang frekuensi blok kosong di 2,1 GHz dan 2,3 GHz. 

Selama proses tersebut, yang harus diperhatikan adalah komitmen operatornya karena selama ini yang menjadi fokus dalam lelang frekuensi hanya menyoal syarat, mekanisme, dan operator, namun tidak menitikberatkan pada komitmen operator apabila memenangkan tender tersebut.

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo, menuturkan, kontrak adalah hal yang paling penting untuk mengetahui komitmen operator bila nanti mendapatkan spektrum tambahan itu.

"Ada yang tak kalah penting, yaitu materi kontrak. Lelang itu untuk memilih siapa penyelenggaran terbaik, tetapi yang lebih kritikal itu soal kontrak atau bekerja nanti," katanya di Tjikini Lima, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

BERITA TERKAIT

Ia menambahkan, secara urutan dalam proses pengadaan kontrak itu hanya ada di tempat ketiga. Untuk tempat pertama tentang perencanaan, diikuti dengan pemilihan/seleksi penyedia terbaik, ikatan kontrak/pelaksanaan, dan pemanfaatan akses.

"Nah, kontrak ini harus diperhatikan, karena sebelumnya-sebelumnya sering lalai dan tidak cermat memperhatikan kontrak. Banyak pengalaman kalau kontrak jadi sumber masalah," tegasnya.

Ia mengingatkan, bila kontrak sudah ditandatangani, maka Peraturan Presiden (Perpres) pun tak sanggup untuk menandinginya, karena peraturan yang lebih tinggi setelah kontrak diteken dalah Undang-Undang Dasar (UUD).

Maka dari itu, katanya, dalam lelang frekuensi, memperhatikan kontrak yang disodorkan operator menjadi kewajiban untuk dicermati. Terutama soal komitmen terhadap pemanfaatan frekuensi untuk masyarakat.

"Kontrak lebih penting dari sekedar proses lelang itu sendiri," pungkasnya. (sumber: detikNET) 
Share:

Jarang Di-update Pengguna, 10 Aplikasi Ini Rentan Diserang Malware

JAKARTA, ASPEKTI- Bagaimana perasaan Anda jika software komputer diserang malware atau bahkan virus, di saat kesibukan Anda sedang menumpuk?

Bisa jadi karena Anda lupa memproteknya, atau bahkan abai ketika disarankan untuk melakukan update.

Hasil penelitian perusahaan penyedia antivirus Avast dengan menggunakan fitur Automatic Software Updater yang ada pada software AVG TuneUp, menunjukkan, sedikitnya ada 10 aplikasi software yang telah kadaluarsa, namun masih digunakan oleh 116 juta komputer dari lebih 200 juta komputer (52%) yang didata dari berbagai negara di dunia.

Ke-10 software tersebut adalah Java (Runtime 6 dan 7), Flash Player (Active X), Foxit Reader, GOM Media Player, Nitro Pro, WinZip, DivX, Adobe Shockwave Player, 7-ZIP, dan Firefox.

BERITA TERKAIT

Dari ke-10 aplikasi itu, Java menempati urutan teratas sebagai software yang paling jarang diperbarui. Framework populer untuk web dan beberapa aplikasi desktop ini diketahui dipakai oleh 24 juta pengguna komputer dengan masih menjalankan Java Runtime 6 dan 7 yang notabene sudah usang, sementara 26 juta penggunanya telah menggunakan versi terbaru, yakni Java 8, dan 70% pengguna belum menginstal rilis update terbaru.

"Di dunia online, kebiasaan keamanan Anda seperti menjaga aplikasi agar selalu diperbarui sangat berperan besar dalam tingkat perlindungan Anda di Internet," ujar Ondrej Vlcek, Chief Technology Officer, GM and EVP Consumer Business Avast dalam emailnya kepada media, Jumat (24/3/2017).

Diakui, menjalankan aplikasi usang membuat pengguna komputer rentan terhadap serangan hacker yang paham mengeksploitasi celah keamanan yang mudah ditemukan atau lawas. 

Ada beberapa penyebab mengapa pengguna masih menggunakan aplikasi usang, antara lain mungkin karena pembaruan tidak terinstal dengan baik, atau dengan sengaja menundanya karena suatu sebab, atau bisa juga lupa meski telah diperingatkan.

Karenanya, pengguna disarankan agar senantiasa memperbarui aplikasi di komputernya. (man)


Share:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Terpopuler

Arsip

Pageview